Opini warga, Suara penumpang February 24, 2008 oleh Lala
Kemarin hari Sabtu, saya berencana naik Trans Jogja untuk yang ketiga kalinya, tujuan saya ke daerah Tugu. Sayangnya kali ini rencana saya nggak berjalan lancar. Nggak "seindah" ketika saya
mencoba Trans Jogja pertama kalinya.
Antri di halte bawah flyover Janti untuk naik trayek 1A dari sekitar jam 12.00 siang, dan satu jam kemudian saya belum bisa masuk ke bis. Entah karena hari Sabtu, atau karena harga promosi tiket akan berakhir, penumpang hari itu bener-bener membludak. Apalagi jalur yang akan saya naiki ke arah Amplaz - Tugu - Malioboro, pusat keramaian kota.
Suara penumpang February 24, 2008 oleh Nien
Mencoba menaiki Trans Jogja sebanyak tiga kali. Dua yang pertama di hari Selasa lalu, siang dan malam. Kesan pertama, hmmm OK. Terlebih karena hari-hari awal, masih sepi, jadinya ya benar-benar nyaman. AC-nya juga benar-benar terasa :)
Kemarin sabtu, saya naik Trans Jogja lagi. Kali ini benar-benar penuh. Dan saya rasa melebihi kapasitas, karena jumlah pegangan untuk penumpang berdiri terpakai semua, tapi ada penumpang yang tidak kebagian. Akhirnya sebagian berpegangan pada sandaran kursi atau bersandar di jendela.
Opini warga February 23, 2008 oleh bond_ocean
Wah gimana saya mau bilang bagus apa kurang bagus, habisnya saya sendiri belum pernah naik Trans Jogja hehehe...
Saya cuma melihat saja, tapi menurut saya Trans Jogja sudah bagus mulai dari bus sama termminalnya... Saya cuma berharap tolong semua kalangan ikut serta menjaga terminal Trans Jogja agar bisa awet dan tidak merusak fasilitas yang ada. Agar kita semua bisa merasakan kenyamanan sesama pemakai Trans Jogja.
Woro-woro February 23, 2008 oleh Thomas Arie

Sejak satu minggu terakhir ini, Trans Jogja sudah mulai beroperasi dan mengenakan tarif perkenalan seharga Rp. 1.000,00. Nah, mulai Senin depan, tanggal
25 Februari 2008, sudah akan diberlakukan tarif normal.
Keputusan ini saya lihat di Surat Edaran Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 5511296.
Nah, keputusan itu, jadi mulai Senin depan, tarif tiket adalah:
- Umum/Single Trip: Rp. 3.000,00 per perjalanan
- Tarif Reguler/Berlangganan: Untuk umum Rp. 2.700,00 dan Pelajar Rp. 2.000,00 per perjalanan.
Cerita foto, Opini warga, Suara penumpang February 22, 2008 oleh Thomas Arie

Setelah beberapa kali mencoba Trans Jogja, salah satu hal yang membuat saya penasaran adalah soal tiket reguler. Mulai dari alat pengecekan saldo, mekanisme masuk ke ruang tunggu di halte dengan identifikasi tiket reguler, dan lainnya.
Nah, kemarin akhirnya mencoba untuk membeli tiket reguler di salah satu
Point Of Sales (POS) yang ada di depan Taman Pintar. Waktu itu hari memang sudah agak sore. Yang saya tahu sih, POS ini melayani pembelian tiket selama halte masih buka (mohon dikoreksi kalau kalau anggapan saya keliru).
Opini warga February 21, 2008 oleh primantoro
semua sudah bagus, sayangnya jalan menukan karangkajen gak dilewatin, sebel deh
Suara penumpang February 21, 2008 oleh vetamandra
Entah apa yang terlintas di pikiran, ketika senin kemarin saya memutuskan untuk mencoba transjogja. Setelah menitipkan motor di kantor istri, di daerah kusumanegara. Saya pun naik dari halte kusumanegara (dekat SGM). Di Halte--shelter kata pegawai trans jogja--disambut dengan ramah, kemudian saya bertanya "Kalau mau ke UGM naik jalur apa ya?"
"Ow, kalau dari sini naik yang 1A, terus ganti di shelter janti, ambil yang 3A"kata mas pegawai.
Sebetulnya lebih cepat jika saya naik yang 2A dari halte yang di sebelah selatan, nanti turun di shelter depan panti rapih.
Cerita foto, Opini warga February 21, 2008 oleh Thomas Arie
Inilah yang saya tunggu dari sejak lama. Adanya transportasi yang mengutamakan pelayanan kepada konsumen.
Sebelumnya perkenalkan, saya didik kebetulan saya bekerja di Budapest, Hungary. Saya sangat antusias dengan perbaikan transportasi di jogja, tempat kelahiran saya. Disini saya ingin mengucapkan selamat kepada jogja yang berhasil memulai menyelamatkan sistem transportasi jogja. Dan kepada masyarakat agar dimanfaatkan dengan baik fasilitas ini karena moda ini merupakan moda yang paling tepat dan sudah diterapkan di banyak negara maju. Alhasil mempengaruhi efektifitas mobilitas orang dan pekerja.
Saran untuk transjogja, agar halte ditambah, karena seperti yang saya lihat masih agak jarang. Ditambah satu halte di setiap jalan akan lebih sempurna. Sebaiknya musik/radio jangan dihidupkan. Kalaupun mau ada musik sebaiknya bernuansa musik daerah. Karena radio atau musik bisa mengganggu. Dan sopir tidak bisa berkonsentrasi untuk mengendarai angkutan. Setahu saya disini juga dilarang. Karena sejauh ini saya secara fisik belum lihat dan merasakan jadi saya belum bisa kasih komentar dan saran lainnya.
Woro-woro February 20, 2008 oleh Yan Arief
Sarana transportasi baru di Kota Jogja -- Bis Patas Trans Jogja -- Senin (18/02/2008), memasuki tahap uji coba operasional. Sebanyak 54 armada akan membaur bersama kendaaraan lain memadati lalu-lintas Kota Jogja. Dalam masa uji coba ini, hanya diberlakukan tarif Rp 1.000,- .
Meski secara resmi dilakukan uji coba pada hari Senin esok, namun armada bis Trans Jogja pada hari Sabtu (16/02/2008) dan Minggu (17/02/2008) sudah melakukan test-drive. Awak bis, bersama petugas dari Dinas Perhubungan DIY dan PT JTT mencoba rute perjalanan sesuai jaringan trayeknya.
Suara penumpang February 20, 2008 oleh Lala
Trans Jogja sudah memasuki hari ketiga masa uji cobanya, dan masih menjadi pembicaraan hangat di Jogja. Semua ingin mencobanya.
Saya sendiri sudah mencoba angkutan umum ini hari Senin kemarin, hari pertama uji coba. Saya memang termasuk orang yang menunggu-nunggu kapan Trans Jogja akan beroperasi. Sejak mulai pembangunan halte-halte itu saya sudah nggak sabar nungguin. Karenanya ketika hari Senin kemarin dilakukan uji coba sayapun bersemangat untuk mencobanya. Meskipun hari itu hujan saya tetep bela-belain mencobanya. Komentar seorang teman di Jakarta ketika tahu saya memaksa mencoba Trans Jogja hari itu bilang, "Kok kayak nggak ada hari lain toh La, jangan ndeso-ndeso ya pas naik..." hahhahaha...