Bagaimana naik ke halte yang seperti ini?
Cerita foto, Opini warga April 25, 2008 oleh Thomas Arie
Sejak pertama kali diluncurkan, di beberapa kesempatan saya sempat dengar dan baca hal-hal yang terkait dengan aksesibilitas layanan publik (dalam hal ini Trans Jogja). Baca di koran, dengar dari televisi, salah satu yang sekiranya perlu lebih diperhatikan adalah masalah kemudahan akses.
Kemarin sempat coba foto salah satu yang punya kondisi jalan keluar seperti gambar diatas. Mungkin ada beberapa halte lain yang memiliki kondisi seperti ini. Ya, bisa jadi ini karena permasalahan lahan pendirian halte yang kurang mendukung. Repotnya, halte yang ada dalam gambar itu juga memiliki pintu masuk yang lumayan kecil. Jarak antara gate access dengan dinding relatif sempit, dan sepertinya misalnya ada penumpang dengan kursi roda, sepetinya tidak bisa masuk.
Berarti, alternatifnya adalah masuk melalui pintu keluar. Kondisi pintu keluar, ya seperti gambar tadi itu. Saya sempat tanya kepada salah satu petugas halte tentang caranya naik kalau penumpang berkursi roda. Petugas menjelaskan kalau kursi roda dan orangnya diangkat terlebih dahulu. Kalau demikian, ya bagus deh karena ini salah satu bentuk tanggung jawab penyedia layanan.


Didik Agus Prastowo:
nah kok bisa? Ini yang bikin kayaknya otaknya agak keblinger atau berkurang 1/16.
Gimana difable mau naik. Kalaupun dibilang nanti di gendhong, terus kenapa dibuat turunan seperti itu. Buat hiasan saja?
Memang gate untuk difable tidak masuk rencana awal, berarti waktu study kelayakan dan lain-lain orang2 difable masih tidak diperhitungkan.
Kalau memang serius untuk membantu orang difable jangan tanggung2 dan formalitas saja. Tanggung jawab transjogja gimana nich?
Lebih serius dong.
April 26th, 2008 at 5:50 pm
veta:
selain itu… saat berhenti selain itu… saat berhenti di shelter posisi bus kadang kurang mepet. Bayang kan saja kalau pakai kursi roda, kan susah? tapi yang dipuji, petugas halte maupun kondektur selalu siap membantu kok
April 30th, 2008 at 9:02 am
BlackenedWing:
Aneh bin ajaib Wakakakakak
Mirip sama zebra cross di jalan Gejayan (dekat Kanisius). Zebra cross-nya dipotong pot tanaman, jadi gak bisa nyebrang ;D
May 1st, 2008 at 3:02 pm