Saya termasuk penumpang setia jam pagi transJogja untuk berangkat kerja.
Menggunakan transJogja memang terasa cukup nyaman, begitu masuk kata orang mak Nyuss..... tapi sayang jika kita perhatikan lantai dalam bus terasa kurang terjaga kebersihannya.
Kalo kaki kita iseng2 menggesekkan kaki di lantai bus akan terasa kremesek kata orang Jawa, kasarnya sih terasa pasir ato tanahnya...
Untuk kedepannya, mungkin perlu di perhatikan lantai dalam bus, mungkin kalo tiap pagi sebelum armada jalan, lantai disapu dan di pel mungkin pasir ato tanah tidak akan menumpuk apalagi sekarang musim hujan pasti banyak pasir yang ikut serta bersama kaki-kaki penumpang, ikut merasakan dinginnya ac bus trasnJogja....
I hope bus transJogja bisa menjadi lebih baik lagi dan semakin nyaman...
So good luck for transJogja...
Kebersihan transJogja
http://transjogja.net/trackback/45



-
-
Bersih Trans Jogjaku, Nyaman Hatiku
Saya tadi siang pergi dengan menggunakan bus trans jogja. Ketika saya menduduki tempat duduk saya, perhatian saya langsung tertuju pada lantai di barisan belakang tempat duduk penumpang yang menghadap ke depan. Disana terdapat serakan sampah yang terdiri dari bungkus permen, kertas, dan tisue. Saya melihat sekeliling berusaha mencari keberadaan tempat sampah. Muncul pikiran bahwa si pembuang sampah itu bisa mempunyai alasan melakukannya bila memang tidak ada tempat sampah di dalam bus. Tapi saya salah. Tempat sampah itu ada di tengah barisan tempat duduk penumpang yang menyamping. Saya rasa itu tempat bagi para pengguna kursi roda karena bagian itu dicat dengan warna kuning dan ada gambar kursi roda di tengahnya. Latar belakang warna kuning di tengah warna biru yang mendominasi interior bus juga menjadikan si tempat sampah itu mudah terlihat. Dengan demikian, pengetahuan saya itu menyangkal pikiran saya sebelumnya, bahwa si pelaku tidak membuang sampah di tempat sampah karena memang tidak ada tempat sampah di dalam bus. Yang saya tidak tau adalah alasan sebenarnya dari si pelaku.
Bahwa kebersihan bus adalah tanggungjawab pihak operator itu benar. Bahkan saya rasa itu sudah punya garis hukumnya sendiri karena sudah tercantum dalam standard kebijakan operasional si operator. Tapi saya harap itu tidak mengecilkan peran kita sebagai pengguna trans jogja ini. Kalo kita tidak bisa (atau tidak mau) memungut serakan sampah di dalam bus untuk kemudian membuangnya ke tempat sampah, paling tidak kita bisa menahan diri untuk tidak menyampah sembarangan di dalam bus. Jaga kondisi bus seperti sebelum kita menaikinya. Siapa tau dari lingkungan sekecil bus ini bisa mengilhami kita untuk melakukan yang lebih baik di lingkup yang lebih besar pula.
Pramugara atau Pramugari selalu berkata, "Sebentar lagi kita akan sampai di shelter bla-bla-bla. Perhatikan barang bawaan Anda. Jangan sampai ada yang tertinggal. Terimakasih."
Mungkinkah barang bawaan yang dimaksud itu termasuk sampah?
Maju terus transjogja!!
Post new comment