Ketika Trans Jogja Berganti Jadwal

Opini warga, Suara penumpang October 9, 2008 oleh Thomas Arie

Tunggu, ini bukan pengumuman resmi bahwa ada perubahan jadwal operasi Trans Jogja. Namun, ini pengalaman pribadi saja.

Beberapa hari lalu (saat libur Lebaran, dan beberapa hari setelahnya), saya mengalami ketidaknyamanan. Mungkin ini juga dirasakan oleh penumpang lain. Oh ya, yang saya alami ini terjadi ketika menggunakan armada jalur 3A, dengan rute memasuki Malioboro. Jadi mungkin kondisinya berbeda didaerah yang dilalui jalur 3A, namun sebelum rute Malioboro.

Awalnya, di Malioboro saya menunggu bis lama banget. Jalur 1A dan 2A, lancar. Dan kondisi lalu lintas memang padat, tapi bukan macet total. Saya tunggu 3A cukup lama, mungkin lebih dari 30 menit. Armada lain sudah lewat beberapa kali, tapi tetap saja armada jalur 3A tidak muncul juga. Penumpang lain juga sudah terlihat gelisah. Apalagi, saat itu kondisi halte penuh sesak, dan udara panas sekali (sekitar jam 2 siang!). Saya sempat berpikir seandainya nanti armada 3A datang, dan kondisi penuh sehingga penumpang tidak terangkut, saya akan tinggalkan halte.

Armada 3A datang dengan kondisi penuh sesak. Duh! Untunglah saya masih bisa terangkut. Dan sampai tujuan dengan selamat. Kalau terjadi keterlambatan 5 menit, mungkin itu memang terlambat. Tapi kalau misal sampai lebih dari 30 menit, sepertinya itu sudah “berganti jadwal” deh. :D

Artikel “Ketika Trans Jogja Berganti Jadwal” mendapatkan 8 komentar

  1. paijo:

    Biasanya sih klo aku tanya pd crew, jlnan d jalur 3A cenderung jalur padat dan banyak yang sempit, sehingga waktu yang ditempuh sangat sempit kemudian sering terjadi kemacetan di titik2 tertentu (termasuk bangjo)
    Ok tenkyu. sekedar info yang pernah saya dapat.

    October 11th, 2008 at 4:21 pm

  2. Santi:

    hi mb ninda..maaf mb, kebetulan suamiqu orang dishub yg mengurus trans jogja dr A-Z,..memang aqu akui kelemahan trans jogja adalah di jadwalnya yg ga bisa terprediksi..krn dia ga seperti trans jakarta yg memiliki busway sendiri..jalanan jogja yg begitu padat dan semrawut juga sebagai salah satu faktor yg menyebabkan bis ini seringkali terlambat datang…tp aqu sendiri juga belom pernah mb naik bis ini, hihihi…kapan2 pengen juga ngerasain trans jogja..

    October 16th, 2008 at 7:05 pm

  3. didik agus prastowo:

    Akhirnya saya pulang ke jogja setelah sekian lama saya tunggu.
    Hari pertama saya langsung coba transjogja. untuk kualitas bus untuk kualitas nasional sudah sangat bagus, bisa sajakualitas setaraf international kalau :
    1. tempelan2 pada shelter dirapikan, jangan disemua dinding ditempel.
    2. tempelan yang sudah rusak harus diganti (sobek lebih dari 30%, tulisan tidak kelihatan)
    3. Rapikan donk perangkat2 penunggu shelter seperti meja2 kecil, electronical sistem,makanan dan minuman penunggu, kantong plastik zang digantung dll )
    4. Fungsikan alat dengan baik, yang rusak segera diperbaiki, jangan ditunggu.
    5. Karena loket dikebanyakan shelter sudah ada, kalau beli tiket ya harus lewat loket. Penual tiket jugaharus jualnya lewat loket. Sebaikna kursi tunggu diseragamkan.

    Saran untuk dishub:

    saya baru pulang dari luar negeri dengan perasaan bangga akan selalau menggunakan transjogja. Dari segi pelayanan semua crew sangat ramah dan helpful. pramudi juga banyak yang m,enjalankan tugas dengan baik, walaupun masih ada yang asal2an saja menyam,paikan pesan ketika mendekati shelter. Hanya satu pramudiyang paling ok yaitu pramudi di jalur 1A. Mbak2 setengah baya sangat prefect dan complete dalam menyampaikan pesannya, tidakkurang tidaklebih. Sebaiknya mbak ini diberikan predikat preamudi of teh year.
    Sudah kerjanya baik, ketika saya bertanya jalur ke kentungan dari ambarukmo mbak tadi sampai telfon kekantor pusat dan tanya jalur yang benar. sangat salut. Mbokmbak ini dijadikan guru dan contoh buat yang lain.

    Saran yang mungkin penting,
    karena di jogja rencana agak lama saya berencana memberi tiket isi ulang tapiternyata stock habis dan baru tahun depan dibuat itupun beklum tahu kapan.
    Memang mentalitas orangdi indonesia masih mental proyek. Sistem proyek ini sangat tidak profesional dan kurang bagus apalagi jika mengenai pelayanan publik. Sebaiknya pengadaan ttiket isi ulang ini terus di stockagar customer tidak kecewa.
    Terus tolong dong disediakan nota/bill karena bisa saja seorang karyawan kantor yang menggunakan dan biasanya karyawan kantor biaya transportasi di ganti oleh perushaaan dengan syarat menunjukkkan nota tiket atau pembelian. Seperti saya contohnya, semua penggeluaran saya selama disini akan di ganti oleh perusahaan saya di Hongaria. Tapi kalau saya menggukakan tiket transjogja saya tidak bisa memberikan laporan karena tidak ada bukti. Karena tiket harus masuk mesin, setiappembelian tiket penjual tidak bisa memberikan nota/bill. Kalau mau beli isi ulang stock kartu sudah habis. Bagaimana ini? apakah tidak pernah terpikirkan?

    Terus tambahdonk halte terutama di jalan gejayan paling tidak 2, memang dilihat sekilas tidak ada tempat karena opadat dengan kios. Tapi diatasselokan mataram dan di halte UNY dan Sanata Dharma. Dijalan kaliurang juga tambah 2 lagi.
    Shelter di selatan calista ring road utara sebagiknya disejajarkan dengan shelter kentungan, jangan terlalu jauh.
    Yang idealsekalidan jarang shelter sesuai standar international setidaknya di eropa ya di jalan malioboro. Kalau kata orang jawa sudah sedhengan.

    Kalau dari keseluruhan transjogja sudah oke 70% tinggal di tingkatkan saja.

    Yang saya lihat loadability jugasudah bagus. diatas 60%.

    Makasih
    Didik

    October 22nd, 2008 at 1:19 pm

  4. Yohanes:

    Terima kasih mas infonya, sangat membantu.
    kebetulan saya memenag sedang mencari info tentang
    trans jogja ini,..karna akhir tahun rencana mau wisata ke jogja..

    October 24th, 2008 at 8:36 pm

  5. Yohanes:

    oh iya mas,..lupa,.tolong infonya untuk jam-jam padat trans jogja,..apakah pagi hari di bawah jam 12 padat atau do bawah jam 3 sore?

    October 24th, 2008 at 8:40 pm

  6. galihrock:

    meskipun gw tgal di jogja, tapi blum pernah nyoba naek trans jogja. kapan2 gw coba deh.. :)

    November 6th, 2008 at 3:53 am

  7. Andri:

    Saya juga pernah alami saat naik armada 3B. Saat itu saya naik armada 1B, dan over ke 3B di bandara. Saat itu bus 3B, tepat persis di depan bus yang saya naikki. Seharusnya bus 3B berikutnya datang sekitar 10 menit, tapi saya menunggu lama sekali. Sekiatar 30-an menit, bus datang. Saya turun di Banguntapan ingin pindah armada 2B. Beberapa saat setelah saya turun muncul lagi armada 3B dan berhenti di shelter. Yang saya herankan waktu itu selang tidak lebih dari 1 menit antar bus. Kenapa bisa begitu?

    November 11th, 2008 at 5:54 pm

  8. agung:

    trans jogja??wah aku jd kangen jogja ni
    sebagai wong yogjo asli aku belum pernah ngrasain naik bus TJ ini

    November 12th, 2008 at 10:31 am

Punya komentar atau tanggapan?

Komentar Terbaru

  • S.Purnomo: Kepada Yth Bapak/ibu HRD PERSONALIA PT. Jogja Tugu Trans di Yogyakarta Up: Bp. Purwanto, J.R Dengan ini...
  • Nugroho: Tolong kalo ada lowongan kerja d trans jogja send k email saya..Thanks
  • Yani: Kepada Yth Bapak/ibu HRD PERSONALIA PT. Jogja Tugu Trans di Yogyakarta Dengan ini saya melamar pekarjaan...
  • angga: maaf, kenapa kalo ada lowongan kerja di Trans Jogja tidak di floor-kan ke masyarakat yg sebenarnya ingin...
  • joe: iya di shelter makro juga ada yang merokok, bahkan supir buznya ikut turun di halte truz berhenti lalu iku...
  • andi santoso: Ya..menanggapi komentar dari temen2..memang seharusnya pengelola trans jogja jangan bersikap...

Situs TransJogja.NET tidak berafiliasi atau memiliki hubungan langsung dengan Pemerintah Kota Yogyakarta atau Dinas Perhubungan DIY. Semua informasi dalam situs merupakan hak cipta dan tanggung jawab penulis/kontributor.
Pengelola situs dapat dihubungi melalui email: info@transjogja.net