Saya merupakan salah satu pemerhati sarana transportasi di Yogyakarta. Saya memang sesekali naik transjogja untuk mengamatinya. Dari beberapa kali saya naek memang ada beberapa petugas yang sangat ramah pada penumpang. Namun pada hari ne (20 Sept) saya mencoba halte di Jogja bagian selatan. Ternyata cukup berbeda pelayanannya.
Ketika saya sedang membeli tiket di Halte depan Museum perjuangan, Bus 2B yang hendak sy naiki telah datang. Petugas yang melayani penjualan tiket memanggil petugas yg lain untuk menunda keberangkatan bus sebentar karena ada yg mau naik. Tetapi petugas tersebut justru sedang ngobrol dg orang lain di sebelah barat halte sehingga tidak menghiraukan perkataan petugas yang lain dan bus tersebut berangkat dengan sendirinya. karena sy tertinggal, saya harus menunggu 10 mnt utk bus yg selanjutnya, tentu sangat membuang banyk waktu saya. Mohon ketegasan Instansi terkait kepada para petugasnya, tentu sebagai konsumen saya agak kecewa.
Kemudian setelah saya naik 2B saya transit di Taman Pintar untuk berganti 1B. Alangkah terkejutnya saya dengan petugas yang ada di situ. Ternyata dia menyalakan rokok di dalam halte, padahal di halte sebelumnya saya melihat peringatan bahwa di dalam halte tidak boleh merokok. Sebenarnya boleh tdk c merokok di dalam Halte???!!! Kemudian saya mencobe menguji kemampuan Petugas tersebut. Saya bertanya apabila saya naik 3B mau transfer ke 1B saya hrs transfer dimana?? Petugas tersebut kemudian melihat peta sejenak, kemudian menjawab ” di Bandara Pak”. Spontan saya terkejut, apakah seperti ini petugas terpilih yang menjadi bagian dari TransJogja. tentu apabila orang awam yang bertanya bukannya mendapat pencerahan, tetapi justru akan lebih tersesat. PADAHAL SAYA TAHU BENAR, TRANSFERNYA DI HALTE SMP 14. Sekali lagi Mohon ketegasan dan Pengawasan Kedisiplinan Instansi terkait bagi anggotanya agar citra TransJogja yang masih baik tidak menjadi lebih buruk lagi..
Atin:
Nama Saya Kusmiatin, petugas Ticketing Shelter TIC/Kepatihan. Kalau ada kritik dan saran tentang Shelter TIC/Kepatihan ditunggu telpon atau sms ke nomer 085729468887. Siaga 24 jam.
September 30th, 2008 at 10:18 am
joe:
iya
di shelter makro juga ada yang merokok, bahkan supir buznya ikut turun di halte truz berhenti lalu iku ngerokok
mohon ditertibkan
peraturan yang dibuat haruz diikutikan !!!
December 6th, 2008 at 5:11 am
fahmi:
PECAT SAJA !!!
Kalo memang ada kru dr Transjogja yg melanggar peraturan internal mereka, dan demi menjaga dan meningkatkan pelayanan kepada pengguna Transjogja tidak ada tindakan lain kecuali PECAT saja !!!
Buat pada perjanjian kontrak mereka satu pernyataan dari calon kru transjogja bahwa kalo mereka melanggar peraturan perusahaan dengan sengaja tanpa harus ada peringatan mereka bersedia untuk diputuskan hubungan kerjanya oleh perusahaan pengelola transjogja.
karena menurut hemat saya, mereka calon kru tsbt telah memenuhi standar tertentu yg dlm bekerja dapat selalu mematuhi peraturan perusahaan.
kalo selalu diberi toleransi, maka yg akan terjadi Standar Operasional Perusahaan akan berantakan, dan ujung2nya konsumen dan perusahaan yg akan dirugikan.
KESALAHAN YANG DISENGAJA TIDAK DAPAT DITOLERANSI !!!
January 9th, 2009 at 10:56 am
dito:
Waktu itu saya pulang dari sekolah trus naik trans di halte kopma, pas saya naek tuh saya lihat mbaknya tuh sedang nonton tv. saya bilang “mbak kalo dari sini bisa ke malioboro ?” karna waktu itu saya baru pertama kali nya naek trans. mbak nya jawab “bisa!” sambil masih melihat di tv. Trus saya tanya lagi “mb klo student card ada g” mb ny bentak gini. ” kamu udah kalo naik naik aja ga usah crewet!!!” spontan aj aq misuh trus g jadi naek trans, naek jalur 2. saya kecewa dengan trans jogja sejak itu saya g naek trans lagi. trus kmaren ad tmen ngasih tau situs trans jogja y uwdah saya lapor. MOHON KETEGASAN NYA PADA PETUGAS YANG LALAI apalagi mb nya di kopma. Kalo nggak mau saya beritakan di di mana2!!!!!!
January 14th, 2009 at 1:13 pm
Thomas Arie:
Terima kasih untuk (mas?) Dito.
Oh ya, kejadiannya kapan kalau boleh tahu? Tanggal brapa? Kira-kira jam brapa? Sukur-sukur malah tahu nama petugasnya. Nanti akan saya coba sampaikan kepada salah satu bapak dari Dishub. Semoga beliau bisa meneruskan ke pihak yang berkompeten terhadap masalah ini.
January 16th, 2009 at 4:52 am
Very:
Trima kasih mas dito
Mas dito tolong ya klo memberi komentar,kritikan dan saran yg sportif n’membangun.
Jangan asal menyalahkan n’memberi kritikan karyawan karena kami butuh makan n’pekerjaan.
Mohon klo memberi kritikan yg membangun.
Klo bisa dijelaskan kejadiane kapan,tgl berapa n’jam berapa.
January 21st, 2009 at 6:42 pm
Sitoe:
Mas dito trima kasih kritikannya tp kami ats nama petugas shelter tidak pernah mengucapkan kalimat seperti yg anda utarakan.
Tolong jangan menjatuhkan….Klo anda pernah terjepit di mesin gate acces berrti anda sudah sering menggunakan jasa trans jogja.
Klo pertama kali naek knp anda tau yg namanya pintu gate accees.
January 21st, 2009 at 6:58 pm
antares:
wah..mbak n mas yang jadi karyawan, jangan marah kalo dikritik.
tiap oang kan kritiknya beda-beda, kalo si pemberi kritik emang merasa ga nyaman bukannya malah mbak n mas karyawan lebih ramah dalam menjelaskan…
lagian karyawan trans banyak mang mas n mbak tau semua sifatnya kayak pa n pa semuanya baik?
kritikkan tu buat bikin trans jd makin baik dalam melayani penguna, selain itu menerima kritik kan salah satu bentuk melayani juga..tapi kalo di kritik malah marah, mungkin bisa disimpulkan kalo hampir semua karyawan trans yogya ga bisa melayani dengan baik
May 12th, 2009 at 9:56 am