Prioritas bagi penumpang: biaya atau waktu?

March 15, 2009 oleh Thomas Arie  

Sebagai pengguna jasa layanan Trans Jogja, manakah yang menjadi prioritas ketika menggunakan Trans Jogja sebagai pilihan angkutan?

  • Biaya — sedikit lebih lama, agak jauh rutenya tapi cuma bayar satu kali, ATAU
  • Waktu — pilih mencari rute paling cepat, tapi dengan biaya lebih mahal karena harus berganti jalur dengan berpindah halte.

Kalau bagi pengguna kartu berlangganan, tentu saja hal ini menjadi pilihan yang fleksibel. Pertanyaan tersebut mungkin lebih tepat diajukan bagi penumpang yang menggunakan tiket sekali perjalanan (single trip). Petugas halte dan juga pramugara/i menjadi salah satu garda depan bagi penyampaian informasi bagi para penumpang. Saya sendiri juga tidak tahu standar operasional mereka dalam memberikan informasi. Karena, kadang jawabannya juga berbeda-beda untuk pertanyaan/kasus yang sama.

Beberapa bulan lalu, saya naik Trans Jogja jalur 3A. Pada saat armada meninggalkan halte Tegalgendu, memasuki kawasan Kota Gede, ada percakapan antara penupang dan pramugara yang kurang lebih seperti ini:

Penumpang: “Mas, Wirosaban masih lama?”
Pramugara: “Wah, sudah lewat mas… Nanti transit saja kalau mau balik kesana”
Penumpang: “Transit dimana?”
Pramugara: “Bandara”

Tunggu. Bandara? Saya agak bingung, karena saat itu saya berharap bahwa ada alternatif saran lain. Saya lihat penumpang (mungkin) kurang tahu tentang lokasi bandara, jarak yang ditempuh. Akhirnya saya iseng saja ikut ngomong ke penumpang tersebut.

Saya: “Kalau mau lebih cepet bisa transit di JEC, jalan sedikit, terus ganti 3B. Atau, turun di Alfa trus nyebrang ganti 3B mas. Bayar lagi memang, tapi lebih cepat”

Waktu itu, pramugara juga menambahkan, “Ke bandara juga deket kok mas…”

Tapi, apakah berpindah di bandara menjadi satu-satunya solusi? Apakah “transit satu kali tidak bayar lagi” menjadi satu-satunya opsi? Karena saya juga sering dengar/melihat bagaimana penumpang mendapatkan saran rute yang berputar-putar, berganti-ganti bis, yang ujung-ujungnya waktu tempuh jadi sangat lama.

Artikel “Prioritas bagi penumpang: biaya atau waktu?” mendapatkan 2 komentar

  1. yunanto:

    kepada yang terhormat kepala personalia trans yogya,saya mengharapkan untuk bisa bekerja ditrans yogya .tapi saya ingin melamar tidak tau alamat kantor trans jogja.mohon informasi alamat kantor trans jogya. terimakasih

    June 9th, 2009 at 6:50 pm

  2. sifa:

    setiap orang punya pilihan antara waktu dan biaya.. jika dia tidak mempunyai cukup waktu maka dia akan bisa mengeluarkan biaya lebih untuk mempersingkat waktu tsb..namun yang lebih menyulitkan adalah saat kita diburu oleh waktu namun tak memiliki kemampuan finansial yang cukup sehingga tak bsa membayar lagi transjogja dan hanya bsa pasrah dengan transit dan menunggu bus lainnya untuk sampai ketempat yang dituju..
    saya ingin berkeluh kesah.. apakah tidak bsa halte transjogja di perbesar lagi untuk di tempat2 yang banyak pengunjungnya saja..?? karena saya merasa kurang nyaman dan bsa saja saya keluar dlu dr dalam halte tsb akibat sumpeknya tempat halte akibat bnyak nya yg menggunakan transjogja tsb d spot yg ramai..

    March 20th, 2010 at 10:09 pm

Punya komentar atau tanggapan?