Tolong sosialisasi rutenya ditambah biar calon penumpang dan penumpang enggak bingung. Kadang ada yang kebablasan kadang ada yang gelisah karena gak tahu mesti turun dihalte mana. Terus satu lagi trayeknya ditambah dong! Masak sih dari Jombor mau ke jalan Adi Sucipto mesti 3 kali naik turun bus. Gak praktis bgt, kl mau dua kali mesti bayar lagi. Mending naik bus biasa. Sekali jalan.
rendyh:
TransJogja itu yang naik kan bukan cuma orang Jogja aja kan, tetapi untuk wisatawan dan lain lain… kalau trayek nya hanya disebut nama jalan / kampung, wisatawan itu nggak tahu dimana letak jalan atau kampung itu….makanya lebih baik dibuat denah atau gambar peta yang jelas…nggak usah bagus tapi jelas dan mudah dibaca, peta trayek yang ada sekarang ini bagus warna warni tetapi gak bisa dilihat/ dibaca,jadi percuma.kalau di zoom gambarnya pecah…mau lihat peta seperti apa yang bagus…lihat saja petanya MRT Singapore..tapi untuk melihat nggak perlu pergi kesana, tapi lihat aja di web nya…kalau bisa yang pakai Flash Player, bisa di zoom dan dinavigasi.
January 2nd, 2009 at 7:40 pm
rendyh:
Saya usul supaya di jalan gejayan di buat halte satu atau dua buah, masak jalan seramai dan sebesar itu gak ada haltenya, penumpang dipastikan banyak kalau dibuat disitu misal satu di dekat hotel Jogja Plaza/atau dekat bekas asrama realino-sanata darma / dekat Circle K dan satunya dekat selokan mataram. terima kasih
January 2nd, 2009 at 7:45 pm