Pasti bukan saya saja pengguna TransJogja yang merasakan hal ini : kurangnya bangku di shelter TransJogja. Ya toh?!
Bahkan calon penumpang kesannya harus 'rebutan' dengan petugas shelter. Buktinya? Setiap kali ada calon penumpang masuk shelter, petugas harus merelakan bangku yang baru mereka duduki buat penumpang. Kalau calon penumpang pas banyak, otomatis harus rela berdiri menunggu. Di sebagian besar shelter saya amati jumlah bangku yang tersedia paling banter cuma 2 biji (jumlah ini diperuntukkan bagi penumpang dan petugas). Saya rasa kenapa tidak disediakan bangku panjang semacam yang ada di warung-warung soto atau bakso itu? Selain muat banyak, bentuk bangkunya juga tidak makan banyak tempat.
Semoga saran ini berguna buat kenyamanan bersama.
Matur nuwun.
Bravo TransJogja!


kalo menurut saya, jika
kalo menurut saya, jika ditambahi bangku gitu nanti shelternya jadi sempit. Iya kalo cuma 5-8 orang. kalo ada banyak? terus buat lalu-lintas penumpang yang naik dan turun akan terganggu. kalau mau tambah bangku ya, digedein shelternya.
KaLo MeNuRuT i
Kalo menurut aku sih kalo mau nambah jangan nambah kursi aja kalo bisa pegangan jalan masuk ama keluar shelter tuh dibenerin. Masak baru 1 bulan udah pada remuk dihajar waktu dan usia.
Setuju tambah bangku, tapi...
Prinsipnya, saya setuju jika ada penambahan bangku di shelter, tapi jangan sampai penambahan ini juga mengakibatkan bertambahnya ketidaknyamanan...
Untuk beberapa halte, sepertinya bangku yang disediakan cukup bermanfaat. Kalau tidak salah, bahkan bangku yang ada itu adalah hasil dari "swadaya" (entah swadaya ide petugas shelter, atau warga ya?).
Setuju dengan mas Veta, disatu sisi tambah bangku berarti juga mengurangi area tempat menunggu. Kalau misal halte bukan termasuk halte yang padat penumpang, mungkin nggak apa-apa kali ya?
Untuk shelter-shelter gede, mungkin lebih memungkinkan kali ya? Misal shelter Taman Pintar, Bandara, atau Prambanan. Yang Prambanan dan Bandara, sepertinya bangku cukup membantu, tapi kalau bicara cukup atau tidak cukup, ya nggak bakalan cukup sih kayaknya...
Post new comment