Tambah halte dan rute

March 3, 2008 oleh wijaya  

Transjogja punya potensi untuk mengurangi kepadatan lalu lintas kota Jogja dan sekitarnya. Agar potensi itu dapat diaktualkan secara optimal, beberapa pembenahan perlu dilakukan:

  1. Jumlah halte perlu ditambah, khususnya di tempat-tempat kawasan permukiman, kerja, belanja dan pendidikan. Contohnya: pertokoan Jalan Solo, Kampus UKDW, pasar Kranggan, pintu masuk stasiun di Jalan Pasar Kembang, Stasiun Lempunyangan, Jalan Kaliurang ruas antara Selokan Mataram dengan ring road utara, Jalan Bhayangkara, dan masih banyak ruas jalan lain yang sangat potensial untuk menambah penumpang. Perlu keberanian untuk menggeser tempat parkir. Bukankah maksudnya memang untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi karena infrastruktur kota ini sudah tidak mampu lagi menampung pertambahan pesat kendaraan pribadi. Jangan “nanggung” ah!
  2. Jumlah rute perlu ditambah, khususnya ke arah Barat (Jalan Godean dan Pasar Gamping). Sederhanakan rute supaya mudah dikenali, jangan “mbulet”. Selama ini belum ada angkutan publik yang menghubungkan ujung Barat (arah Godean) dengan ujung Timur (arah Prambanan), hampir semua rute bis lama polanya utara (UGM) – selatan (Giwangan). Jangan ulangi kesalahan sistem bis lama yang semuanya dipusatkan di kampus UGM. Transjogja jangan dipusatkan di Malioboro atau tempat lain. Kalau misinya mengurangi kepadatan lalu lintas, rute harus dibuat dengan asumsi menghubungkan kawasan permukiman dengan kawasan kerja/pendidikan/belanja. Bukan menghubungkan terminal dengan terminal via Malioboro!
  3. Berlakukan tarif 1 jam juga untuk tiket single trip. Atau, turunkan harga tiket single trip menjadi Rp 2500. Itu pasti akan menambah load factor secara signifikan.

Artikel “Tambah halte dan rute” mendapatkan 2 komentar

  1. kris:

    Tambah Halte Mohon di BABARSARI dibuat shelter trans jogja karena bagi warga babarsari (termasuk mahasiswa uajy, upn, sttnas, dll) sangat kesulitan jika ingin menggunakan bis trans jogja, shelter yang terdekat saja berada di janti yang notabene kalau jalan dri babarsari ke janti cukup melelahkan sehingga bis trans jogja tidak bisa dijadikan pilihan warga babarsari sebagai transportasi utama. sehingga saya yakin pasti bis trans jogja akan banyak dipakai penumpang dari babarsari.

    May 29th, 2008 at 2:06 pm

  2. Rani:

    Saya setuju dengan Kris, mohon Halte Trans Jogja ditambah, sebagai mahasiswa saya juga merasa jika ingin menggunakan trans jogja agak ribet karena khususnyadi bbarsari haltenya ada di janti. Dan jika rutenya juga ditambah dapat mempermudah pengguna bus trans jogja untuk bepergian. terimakasih.

    October 20th, 2008 at 5:06 pm

Punya komentar atau tanggapan?